Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2022

PERTEMUAN KE ENAM BELAS FINAL UAS

 Final mata kuliah ppc ujian akhir semester

PERTEMUAN KE LIMA BELAS TINDAKAN PERTAMA DENGAN SISTEM RICE DAN METODE RICE

 Tindakan Pertama Dengan Sistem RICE Menyembuhkan Cedera Olahraga Dengan Metode RICE Untuk memperoleh prestasi olahraga diperlukan bibit olahragawan yang didapat melalui pembinaan dan seleksi secara berlanjut melalui pendekatan ilmiah. Keunikan atlet akan semakin menjadi bilamana mereka berkecimpung dalam olahraga prestasi. Aktivitas fisik tidak lepas dari cedera baik cedera ringan maupun berat. Keunikan dari setiap cabang olahraga, menjadi ciri pula dari cedera yang terjadi. Beberapa macam cedera olahraga yang sering terjadi antara lain cedera tendon, cederae patah tulang, cedera pada jaringan lunak, cerai sendi/dislokasi, dan kejang otot. Agar terhnindar dari cedera,atlet dan pelatih berusaha dengan cara : 1. Latihan kondisi : persiapan latihan fisik sebelum masa kompetisi yang dirancang leh dokter dan pelatih dalam penyusunan program latihan 2. Pemanasan : mempersiapkan tubuh secara fisik dan psikologis 3. Peregangan : mengurangi cedera dengan meluaskan dimensi gerak 4 Ketidak s...

PERTEMUAN KE EMPAT BELAS CEDERA SAAT BERTANDING

Seorang atlet cabang olahraga senam artistik Indonesia pada SEA games 2015 Singapura yang mengalami cedera Roni Saputra dipulangkan lebih awal untuk mendapatkan penanganan di Indonesia. "Hingga saat ini kondisi kesehatan atlet secara keseluruhan dalam kondisi baik, hanya satu yang mengalami cedera Roni Saputra dan dipulangkan lebih awal", kata penanggung jawab tim medis satlak prima Dr Haryo Tilarso di Singapura. Ia menyebutkan atlet senam itu mengalami cedera pada bagian dengkul dan engkel kakinya saat pertandingan sehingga tidak bisa melanjutkan pertandingan pada beberapa nomor yang harus dilakoninya atlet itu mengalami cedera saat bertanding pada nomor senam artistik beregu semua alat bersama rekannya Muhammad try Saputra , ferrous  one wilodact ,Agus Adi Prayogo dan trisa Rahmadani yang digelar di Bishan sport hall Singapura. Dalam kasus ini yang terjadi pada atlet cedera lutut atau ACL yang mengakibatkan dia tidak bisa ikut dalam pertandingan cedera yg di alami  yaitu ce...

PERTEMUAN KE TIGA BELAS Kebutuhan Elektrolit pada pelaku olahraga

 Kebutuhan Elektrolit Cairan tubuh selain mengandung air juga mengandung bahan lain yang diperlukan oleh tubuh seperti elektrolit. Elektrolit dalam cairan tubuh terdiri dari kation dan anion. Kation utama dalam cairan tubuh adalah sodium (Na+) dan potasium (K+), sedangkan anion utama adalah klorida (Cl-). Sodium merupakan kation yang terbanyak di dalam cairan ekstra sel dan bertanggung jawab untuk mempertahankan osmolalitas cairan ekstra sel. Asupan sodium berkisar antara 3 – 8 gram (130-250 meq) per hari. Makanan sumber utama sodium adalah garam dapur. Selain itu sodium banyak didapat pada keju dan makanan olahan lainnya. Potasium merupakan kation terpenting di dalam cairan intra sel. Asupan potasium berkisar antara 2 – 6 gram (50-150 meq) per hari. Makanan sumber utama potasium adalah daging, buah-buahan. Secara umum potasium banyak terdapat pada pisang, orange juice. Keringat merupakan cairan hipotonik dibanding dengan plasma. Konsentrasi elektrolit dalam keringat juga lebih ren...

PERTEMUAN KE DUA BELAS JENIS-JENIS CEDERA DALAM OLAHRAGA

 A.Pengertian dari cedera ringan Cedera ringan adalah cedera yang tidak diikuti kerusakan yang berarti pada jaringan tubuh, misalnya kekuatan otot dan kelelahan. Pada cedera ringan biasanya tidak memerlukan pengobatan apapun, dan akan sembuh dengan sendirinya setelah istirahat beberapa waktu. Macam-macam cedera ringan yaitu: a. Memar (kontusio) Menurut Ronald P. Pfeiffer (2009:38) memar merupakan cedera yang disebabkan oleh benturan benda keras pada jaringan linak tubuh. Pada memar, jaringan dibawah permukaan kulit rusak dan pembuluh darah kecil pecah sehingga darah dan cairan seluler merembes kejaringan sekitarnya. b. Kram Otot Kram otot merupakan kontraksi otot tertentu yang berlebihan dan terjadi secara mendadak dan tanpa disadari. Menurut Kartono Mohammad (2001) kram otot terjadi karena letih, biasanya terjadi saat malam hari atau karena kedinginan, dan dapat pula karena panas, dehidrasi, trauma pada otot yang bersangkutan atau kekurangan magnesium. Ada beberapa faktor yang me...

PERTEMUAN KE SEBELAS CEDERA AKIBAT PERILAKU

A. Cedera akibat perilaku Perilaku usil sendiri adalah sikap dimana seseorang senang mengganggu orang lain dengan hal-hal yang konyol, suka mengolok-olok orang lain. Perilaku usil yang dilakukan oleh anak-anak sering menimbulkan kejenakaan atau lelucon. Akibat dari perilaku usil bisa terjadinya cedera apabila sedang melakukan olahraga. Contohnya: apabila teman sedang bermain sepakbola kemudian teman nya mendorong kepala hingga si anak yang sedang bermain terjatuh itu bisa mengakibatkan cedera ringan seperti luka,dll. Maka dari perilaku juga bisa mengakibatkan cedera

PERTEMUAN KE SEPULUH FAKTOR PENDINGINAN (COOLING DOWN)

 PENDINGINAN (COOLING DOWN) Pendinginan adalah mengurangi latihan secara bertahap sebelum latihan dihentikan. Pendinginan mencegah terjadinya pusing dengan menjaga aliran darah. Jika latihan yang berat dihentikan secara tiba-tiba, darah akan terkumpul di dalam vena tungkai dan untuk sementara waktu menyebabkan berkurangnya aliran darah ke kepala. Pendinginan juga membantu membuang limbah metabolik (misalnya asam laktat dari otot), tetapi pendinginan tampaknya tidak mencegah sakit otot pada hari berikutnya, yang disebabkan oleh kerusakan serat-serat otot.      manfaat pendinginan setelah aktivitas olahraga ini nantinya akan membantu membuat tubuh menjadi lebih rileks dan juga tenang. Mengapa bisa demikian? Hal tersebut karena saat melakukan olahraga mengeluarkan keringat dan tenaga yang cukup banyak sehingga tubuh sendiri juga sangat perlu untuk beristirahat.Oleh karena itu berdiam diri dengan meluruskan kaki atau dengan manfaat berjalan kaki selama kurang lebih 5 sam...

PERTEMUAN KE SEMBILAN FAKTOR WARMING UP

 Faktor warming up  Perilaku yang tidak sportif menimbulkan respon yang sama atau lebih jelek lagi. dan oleh karena itu juga cedera yang sama seringkali diderita baik oleh pelaku maupun oleh calon korbannya. Sebagai contoh niat untuk menendang kaki lawan dalam permainan sepak bola malahan kaki kita yang kesakitan karena sudah ada unsur yang tidak baik dalam diri ya. PEMANASAN (WARMING UP) Pemanasan sebelum melakukan latihan yang berat dapat membantu mencegah terjadinya cedera. Latihan ringan selama 3-10 menit akan menghangatkan otot sehingga otot lebih lentur dan tahan terhadap cedera. Metode pemanasan yang aktif lebih efektif daripada metode pasif seperti air hangat, bantalan pemanas, ultrasonik atau lampu infra merah. Metode pasif tidak menyebabkan bertambahnya sirkulasi darah secara berarti.Latihan peregangan tampaknya tidak mencegah cedera, tetapi berfungsi memperpanjang otot sehingga otot bisa berkontraksi lebih efektif dan bekerja lebih baik. Untuk menghindari kerusakan ...

PERTEMUAN KEDELAPAN UTS

 MENGADAKAN UTS UJIAN TENGAH SEMESTER

PERTEMUAN KETUJUH PENYEBAB CEDERA OLAHRAGA DIKARENAKAN FAKTOR PSIKOLOGI

 Penyebab Cedera Olahraga Dikarenakan Faktor Psikologi 1. Faktor kondisi psikologi           Faktor psikologi atau kepribadian, kejiwaan, adalah salah satu faktor yang pertama yang berhubungan dengan penyebab cedera para altet. Psikologi itu sendiri adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang jiwa dan semua aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Sedangkan olahraga adalah dimana perilaku gerak manusia yang bersifat universal yang tidak hanya berorientasi atas fisik semata, namun juga aspek psikisnya. psikologi olahraga adalah sebuah bidang kajianbyang menerapkan prinsip-prinsip psikologi dalam setting olahraga, baik penampilan individu maupun tim, yang mana ditandai olah sejumlah interaksi dengan individu lain dan situasi-situasi eksternal yang menstimulasinya, (singer, 1980 : sudibyo,1989). Jadi psikologi olahraga adalah ilmu yang mempelajari tentang kejiwaan dan tingkah talu para pelaku para atlet, official, pelatih dan juga sporter, dan memahani ...

PERTEMUAN KEENAM FAKTOR PENYEBAB CEDERA DIKARENAKAN KEBUGARAN JASMANI

 Faktor Penyebab Cedera Dikarenakan Kebugaran Jasmani Faktor Penyebab Cedera Dikarenakan Kebugaran Jasmani 1. Pengertian Kebugaran Jasmani Kebugaran jasmani adalah kemampuan dari tubuh manusia untuk melakukan aktifitas tampa harus mengalami kelelahan yang berlebihan dan masih mampu melakukan kegiatan yang lain yang mana sifat nya mendadak. Sudarno mengemukakan bahwa kebugaran jasmani adalah suatu kondisi ketika tubauh mampu manjalankan aktifitas sehari-hari dengan baik dan efektif tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan tubuh masih memiliki cadangan energi untuk malaksanakan tugas lainnya. Sedangkan menurut pro. Sutarman, kebugaran jasmani adalah aspek fisik dan kebugaran menyeluruh yang memberikan kesanggupan kepada seseorang untuk menjalankan hidup yang produktif srte dapat menyesuaikan diri terhadap segala bentuk tantangan terhadap kondisi fisik. 2. Unsur Unsur Kebugaran Jasmani Terdapat macam-macam unsur dari kebugaran jasmani seseorang. Berikut ini adalah kompenen...

PERTEMUAN KELIMA LATIHAN-LATIHAN PROGRESIF

LATIHAN LATIHAN PROGRESIF A. Pengertian Latihan Progresif Latihan progresif adalah latihan-latihan yang menguntungkan pada saat dadakan. Perlu ditekankan prinsip-prinsip pemberian beban lebih yang bertahap dan prinsip spesifisitas dari latihan. Pemilihan metode yang tepat adalah meliputi efisiensi gerakan yang sesuai, efketifitas program latihan, termasuk FITT (frekwensi, Intensitas, Time, Tipe) yang adekuat. Gerakan yang salah harus dikoreksi dan dengan dasar gerakan yang baik. Latihan yang baik adalah dengan adanya beban latihan, yang diperlukan selama proses berlatih melatih agar hasil latihan dapat berpengaruh terhadap peningkatan kualitas fisik, psikis, sikap dan sosial olahragawan, sehingga puncak prestasi dapat dicapai dalam waktu yang singkat dan dapat bertahan relatif lebih lama. B. Prinsip Prinsip Latihan Prinsip latihan adalah landasan konseptual yang merupakan suatu acuan. Prinsip latihan merupakan landasan konseptual sebagai acuan untuk merancang, melaksanakan dan ...

PERTEMUAN KEEMPAT SARANA PELINDUNG DALAM OLAHRAGA

 A. Penggunaan sarana pelindung Sarana pelindung adalah alat-alat yang digunakan saat berolahraga sarana pelindung yang standar punya peranan penting dalam mencegah cedera, kerusakan alat sering menjadi penyebab cedera pula contohnya yang sederhana seperti sepatu. Sepatu adalah salah satu bagian peralatan atau pelindung kaki dalam berolahraga yang mendapat banyak perhatian para ahli. Masing-masing cabang olahraga umumnya mempunyai model sepatu dengan cirinya sendiri. Yang paling banyak dibicarakan adalah sepatu olahraga lari. Hal ini dihubungkan dengan dominannya olahraga lari, bayi yang berdiri sendiri maupun sebagai bagian dari orang lain. Jenis-jenis sarana pelindung adalah peralatan yang memadai dan sesuai dengan kebutuhan cabang olahraga , yang akan menghindari terjadinya cedera. Sarana Pelindung yang harus diperhatikan untuk melindungi bagian tubuh adalah sebagai berikut: 1. Pelindung kepala (helm, helmet, head guard) Kepala adalah bagian yang paling penting dari seluruh orga...

PERTEMUAN KE TIGA FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB CEDERA DALAM FASILITAS OLAHRAGA

A. Pengertian Fasilitas      Fasilitas adalah semua prasarana olahraga yang meliputi semua lapangan olahraga dan bangunan beserta perlengkapannya (sarana) untuk melaksanakan program kegiatan olahraga. Dengan fasilitas olahraga sudah mencakup prasarana dan sarana olahraga, ada 17 jenis fasilitas olahraga yang dikelompokkan sesuai dengan jenis olahraganya masing-masing. Dari semua fasilitas olahraga yang telah disebutkan semuanya merupakan hal-hal yang paling mendasar dan harus ada agar kegiatan olahraga tersebut dapat dilaksanakan. Namun jika fasilitas yang sudah ada tidak memenuhi standar keamanan akan membawa dampak negatif atau cedera bagi pelaku olahraga baik itu atlet ,pelatih, penonton ataupun penyelenggara kegiatan olahraga tersebut. Berikut beberapa hal yang dapat mengakibatkan kecelakaan atau cedera orang akibat fasilitas yang tidak aman: 1. Lapangan Kecelakaan atau cedera pada lapangan dapat diakibatkan oleh beberapa faktor antara lain, terdapatnya batu kerikil d...